Dr Albert Hasibuan, SH

Berita INTEGRITAS

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden

Rubrik: 

Edisi/Th: 

04/2013
"”KUAT KE BAWAH TAPI LEMAH KE ATAS, ITULAH SESAT PIKIR DALAM PENEGAKAN HUKUM”"

Seorang aparat penegak hukum dikatakan telah bertindak adil bilamana tindakan atau putusan yang diambilnya telah didasarkan atas peraturan perundangundangan, sekalipun putusan itu luput dari pertimbangan kemanusiaan dan keadilan.

”Itulah sesat pikir dalam penegakan hukum,” kata Dr Albert Hasibuan, SH, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hukum & HAM kepada Majalah INTEGRITAS di kantornya. ”Akibatnya, tidak aneh jika publik kemudian membuat simpulan bahwa penegakan hukum cenderung kuat ke bawah tapi lemah ke atas.”

Banyak hukuman yang dijatuhkan kepada kelompok rentan, kecil, dan marginal, dengan kesalahan yang cenderung lebih besar disebabkan faktor sosial ekonomi. Nenek Minah di Banyumas, Jawa Tengah, ditahan akibat mencuri tiga butir kakao senilai 30 ribu rupiah. Pengadilan memvonis Nenek Minah dengan hukuman 1 bulan 15 hari dengan percobaan tiga bulan. Dalam kasus yang lain, enam anak yang mencuri enam biji jagung di Magetan, Jawa Timur, diancam dengan Pasal 363 (1) ke-4 KUHP. Selain harus menjalani penahanan, mereka juga dijatuhi 56

Bagikan :