Dr H Jafar Sidik, SH MH, MKn, IArbI

Rubrik: 

Edisi/Th: 

06/2013
"BELAJAR DAN TERUS BELAJAR"

Bicara soal perbankan dan hukum perbankan, tidak salah jika menyebut Dr H Jafar Sidik, SH, MH, Mkn, FCBArb, arbiter sekaligus Assistant Vice President (AVP) pada Quality Assurance & Special Assets Management Legal, Head di BII Maybank.

Perkembangan dan prospek pertumbuhan arbitrase di Indonesia cukup pesat. Akan tetapi, banyak yang belum mengenal profesi ini, khususnya di Indonesia. Untuk menjadi arbiter memang tidak mudah. Di Indonesia saat ini hanya terdapat kurang lebih 75 orang arbiter warga negara Indonesia dan kurang lebih 25 orang arbiter warga negara asing yang tercatat sebagai arbiter pada BANI Arbitration Center. Jafar mengatakan bahwa arbiter bukan kuasa hukum (advokat/pengacara) dari para pihak yang berperkara, tetapi “hakim” yang pada proses arbitrase bertindak profesional dan otonom serta bebas dan tidak memihak. Tidak seperti di negara lain, arbiter di Indonesia tidak hanya berasal dari satu disiplin ilmu hukum (sarjana hukum) tapi dapat juga dari disiplin ilmu lain (multidisiplin).

 

Bagikan :