Dr Lodewijk Gultom, SH. MH.

Rektor Universitas Krisnadwipayana

Rubrik: 

Edisi/Th: 

06/2013
"UNIVERSITAS YANG PERNAH PUNYA NAMA BESAR"

Krisnadwipayana adalah resi atau bagawan yang memiliki ilmu pengetahuan lahir-batin yang tinggi. Di padepokannya di Gunung Sapto Argo ia mendidik keluarga Bharata menjadi satria pinandita, yaitu insan yang berwatak, berbudi luhur, cerdas, tekun, terampil, dan bersemangat pengabdian yang tinggi terhadap bangsa dan negara.

Universitas Krisnadwipayana (Unkris) didirikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dalam mengisi cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Pada Februari 1952, D Usman Iman membuka konsulat Balai Perguruan Krisnadwipayana yang berpusat di Bandung, Jawa Barat. Konsulat tersebut menyelenggarakan kuliah tertulis jurusan hukum serta membuka beberapa sekolah menengah dan sekolah kejuruan di Jakarta (Kebayoran), Serang, dan Tangerang. Untuk menampung aspirasi pembangunan, di Kota Bandung didirikan Badan Usaha Rakyat (BUR) yang dirintis oleh bekas pejuang RI. Programnya, antara lain, dalam bidang pendidikan dan kesehatan, serta sebagai sarana operasionalnya dibentuk Balai Perguruan Krisnadwipayana.

 

Bagikan :