DR Maqdir Ismail, SH, MH

Rubrik: 

Edisi/Th: 

04/2013
"Semua Advokat Punya Pilihan : Tegakkan Keadilan atau Cari Kemenangan (dan Ikut Bermain Perkara)"

Maqdir Ismail mulai merintis kantor hukum sendiri pada 1984, yakni, ”Ketika saya mengundurkan diri dari Adnan Buyung Nasution & Associate,” katanya.

Pada 1995, ia ikut mendirikan Kantor Nasution, Soedibjo & Maqdir, yang kemudian akhirnya berubah nama menjadi Adnan Buyung Nasution & Partners.

”Saya mengundurkan diri akhir 2000 dan mendirikan kantor dengan beberapa orang kawan. Terakhir nama kantor ini Maqdir Ismail & Partners,” jelas Maqdir kepada Majalah INTEGRITAS di kantornya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Kantor hukumnya sudah banyak menangani kasus, baik perkara perdata maupun perkara pidana.

”Namun, dalam beberapa tahun terakhir ini, kami cukup banyak mendampingi klien yang didakwa melakukan korupsi,” kata Maqdir.

Bagikan :

Berita INTEGRITAS