HUT TNI; Presiden Jokowi Tegaskan TNI Harus Setia pada Pemerintah yang Sah

Deborah

Jakarta, mediaintegritas.com -

Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun TNI yang ke-72. Dalam pidatonya,  Jokowi lebih menyoroti loyalitas TNI dan ancaman terhadap ideologi negara, Pancasila.

Dalam pidato berdurasi kurang dari 10 menit itu, Jokowi mengajak segenap prajurit TNI untuk mengingat kembali pesan Panglima Jenderal Besar Soedirman mengenai hubungan TNI dan politik.

"Pesan Jenderal Soedirman tentang jati diri TNI yang saya yakin sangat relevan sampai sekarang. Politik TNI adalah politik negara. Loyalitas TNI adalah loyalitas negara," kata Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan loyalitas bagi kepentingan bangsa dan negara berarti kesetiaan memperjuangkan kepentingan rakyat, menjaga kesatuan NKRI dan setia kepada pemerintahan yang sah.

Presiden juga mengingatkan seluruh prajurit TNI dan masyarakat agar mewaspadai setiap ancaman yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Jokowi mengatakan, rongrongan terhadap keamanan negara tidak hanya dari dalam, tapi juga dari luar negeri.

Selama ini, kata Jokowi, komitmen para prajurit untuk taat kepada hukum dan menjalankan segala kewajiban sebagai tentara merupakan pondasi yang membuat Indonesia kokoh berdiri menghadapi jaman hingga saat ini.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan loyalitas bagi kepentingan bangsa dan negara berarti kesetiaan memperjuangkan kepentingan rakyat, menjaga kesatuan NKRI dan setia kepada pemerintahan yang sah.

Jokowi juga mengingatkan prajurit TNI tak terlibat politik praktis. "TNI adalah milik nasional yang berada di atas semua golongan, yang tak terkotak-kotak dengan kepentingan politik yang sempit dan tak masuk ke kancah politik praktis," kata Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan terima kasih kepada para prajurit atas komitmen, profesionalisme dan dedikasi mereka. "Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas profesionalisme TNI yang terus meningkat, terima kasih atas komitmen seluruh jajaran TNI dalam memegang teguh Sumpah Prajurit, terima kasih atas dedikasi para prajurit dalam menjalankan tugas-tugas berat yang penuh risiko," kata Jokowi.

Di kesempatan yang sama, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan agar tak meragukan kesetiaan TNI. "Pada saat yang sama saya menegaskan pula bahwa politik TNI adalah politik negara. Politik yang diabdikan bagi tegak kokohnya NKRI," kata Gatot.

Gatot pun menyatakan TNI setia dan tunduk kepada perintah Presiden sebagai Panglima Tertinggi yang dipilih oleh rakyat.

Upacara peringatan ke-72 HUT TNI ke-72 digelar di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten. Masyarakat berbondong-bondong menyaksikan kegiatan sehingga membuat jalanan macet total. Akibatnya, Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widido memilih turun kendaraan dan berjalan kaki sejauh 2 kilometer menuju lokasi.

Bagikan :

Berita Lainnya