Jaksa Agung HM Prasetyo, Samadikun Ditangkap Bukan Menyerahkan Diri

HAS

Jakarta, mediaintegritas.com - Jaksa Agung Muhammad Prasetyo membenarkan kabar mengenai penangkapan buronan kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Samadikun Hartono di Tiongkok. Prasetyo membantah bahwa Samadikun menyerahkan diri secara sukarela, melainkan, dia ditangkap oleh Tim  Gabungan Pemburu Koruptor  termasuk didalamnya Badan Intelijen Negara.

"Yang Menangkap Tim pemburu koruptor bersama kami (Kejaksaan Agung)  yang bekerja itu, Saat ini dalam proses pemulangan menuju Indonesia, tapi karena di tangkap negara asing perlu proses," Ujar  Prasetyo di Kejagung.

Sesampai di Indonesia, Samadikun akan dibawa ke Kejaksaan Agung terlebih dahulu, sebelum dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan untuk menjalani putusan pengadilan.

Namun, Jaksa Agung mengaku belum mengetahui Lembaga Pemasyarakatan yang menjadi tempat Samadikun mendekam.

Diketahui, Samadikun divonis bersalah dalam kasus penyalahgunaan dana talangan dari Bank Indonesia atau BLBI senilai sekitar Rp 2,5 triliun yang digelontorkan ke Bank Modern menyusul krisis finansial 1998. Kerugian negara yang terjadi dalam kasus ini disebut sebesar Rp 169 miliar.

Berdasarkan putusan Mahamah Agung (MA) tertanggal 28 Mei 2003, mantan Presiden Komisaris Bank PT Bank Modern Tbk itu dihukum empat tahun penjara. (Andi)

 

Bagikan :

Berita INTEGRITAS