Kunjungan Presiden Jokowi di Tengah Baku Tembak

Deborah

Jakarta, mediaintegritas.com - 

Kunjungan Presiden Jokowi ke Afganistan adalah kunjungan presiden Indonesia pertama setelah 6 dekade, setelah Presiden Soekarno mengunjungi Afganistan pada tahun 1961.

Menurut Jokowi, kunjungan ini merupakan komitmen kuat dari Indonesia untuk bisa meningkatkan hubungan dan kerja sama dengan Afghanistan. Indonesia berkomitmen membangun perdamaian dan mendukung kesejahteraan Afghanistan. "Indonesia dan Afghanistan akan meningkatkan berbagai kegiatan yang dapat membantu proses peace building dan rekonsiliasi di Afghanistan," kata dia.

Presiden Jokowi menuturkan lawatannya ini sekaligus bentuk penghormatan atas kunjungan serupa yang dilakukan Presiden Afghanistan ke Indonesia tahun lalu. Kunjungan presiden Indonesia ini sekaligus menjadi yang pertama setelah hampir enam dekade berlalu.

 Jokowi berkunjung ke Afghanistan di tengah rangkaian teror bom yang terjadi di Kabul, sejak Sabtu pekan lalu hingga saat kedatangan Presiden Jokowi.  

Menjelang kedatangan rombongan Presiden Joko Widodo, Kabul kembali diterjang serangan, kali ini terhadap sebuah Akademi Militer, namun Jokowi tetap kukuh datang ke ibukota Afghanistan itu.

Teten Masduki, koordinator staff khusus presiden, mengatakan bahwa presiden mendapat arahan tentang situasi keamanan terbaru di Kabul. "Namun presiden tetap yakin dan bersikeras untuk tetap mengunjungi Kabul," katanya melalui pesan seluler.

Baku tembak sengit dan ledakan terdengar saat sebuah akademi militer di ibukota Afghanistan, Kabul, mendapat serangan berat Senin (29/1) pagi.

Berbagai laporan menyebut, serangan terhadap Universitas Pertahanan Nasional Marshal Fahim itu mulai berlangsung lepas salat Subuh, sekitar pukul 05:00 waktu setempat (sekitar 07:30 WIB).

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan duka citanya atas rangkaian teror yang terjadi di Kabul. "Saya berdoa agar para korban dapat segera pulih dan kepada keluarga serta kerabat yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran," ucapnya.

"Terakhir Presiden Soekarno berkunjung ke Afghanistan pada Mei 1961," tuturnya.

Sementara itu, Presiden Ashraf Ghani menyambut baik kehadiran Presiden Jokowi di Kabul, Afghanistan. “Saya sangat menghargai dan menyampaikan terima kasih dari rakyat Afghanistan atas kedatangan di sini. Presiden Jokowi selalu mendorong terjadinya perdamaian di Afghanistan,” ucapnya.

 

Bagikan :

Berita INTEGRITAS