Majelis Hakim Banding Ahok Diketuai Imam Sungudi

Deborah

Jakarta, mediaintegritas.com - Pengadilan Tinggi DKI Jakarta telah menetapkan majelis hakim banding perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dihukum 2 tahun penjara karena bersalah melakukan penodaan agama.

 "Setelah majelis terima berkas, harus dipelajari dulu semuanya," ujar pejabat Humas PT DKI Johanes Suhadi, Sabtu (27/5/2017).

Berkas perkara banding baru ditetapkan pada Jumat (26/5) sore. Rencananya, berkas diserahkan kepada majelis hakim pada Senin (29/5). Johanes menegaskan pihak jaksa belum mencabut banding. Berkas banding dikirimkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara berdasarkan permohonan banding jaksa.

"Berkas banding baru ditetapkan Jumat sore. Jaksa belum mencabut," ujar Johanes. 

Ahok sudah mencabut permohonan banding di PN Jakut. Melalui pihak keluarga, Ahok menyatakan menerima hukuman 2 tahun penjara karena dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama terkait dengan pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. 

Berikut susunan majelis hakim banding perkara Ahok: 
1. Imam Sungudi (ketua majelis)
2. Elang Prakoso Wibowo
3. Daniel D Pairunan
4. I Nyoman Sutama
4. Achmad Yusak

Sementara itu salah satu kuasa hukum Ahok Teguh Samudera menyatakan dengan dengan jaksa menyatakan banding, status kliennya masih sebagai terdakwa belum  berkekuatan hukum tetap atau inkracht van gewijsde.

Dengan Jaksa menyatakan banding kemungkinan vonis yang saat ini dijatuhkan hakim tingkat pertama di Pengadilan Negeri Jakarta utara yang menghukum ahok selama 2 tahun akan berubah tergantung majelis hakim.

Namun prediksinya yang pertama bilamana majelis hakim menolak banding yang diajukan jaksa hukuman tetap 2 tahun, yang kedua bilamana majeleis hakim menerima banding dari jaksa yang tentunya akan berimplikasi pada putusan pertama bisa saja bebas atau sama dengan tuntutan jaksa atau yang ketiga Hakim memutuskan sama dengan putusan pertama dengan hukuman lebih berat. (Debby)

Bagikan :

Berita Lainnya