Penertiban Kawasan Pasar Ikan Luar Batang Berakhir Bentrok

HAS

Jakarta, mediaintegritas.com - Dengan kekuatan ribuan personil dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP  dan Alat Berat akhirnya  penertiban kawasan Pasar Ikan Luar Batang di Jalan Pasar Ikan, RW04, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara dilaksanakan dan berlangsung dengan rusuh.

Kericuhan‎ berawal pada pukul 08.00 WIB saat anggota Polisi Wanita (Polwan) dari Polda Metro Jaya yang berfungsi menjadi anggota negosiator ditolak oleh warga Pasar Ikan Luar Batang untuk masuk ke dalam zona dua yang merupakan permukiman mereka. Kemarahan warga dimulai dan disulut saat anggota Satpol PP tiba-tiba merangsek masuk dan menerobos barikade adangan warga Kampung Akuarium, bentrokanpun tidak terhindarkan mulai dari dorong-dorongan hingga lempar melempar terjadi.

Kondisi baru berangsur-angsur kondusif setelah Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Ruddi Setiawan dan Camat Penjaringan, Abdul Khalit datang berdialog dengan warga.

Menjelang siang, suasana di kampung Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, kondusif. Tak ada lagi aksi perlawanan terhadap petugas Satpol PP. Beberapa warga yang sebelumnya bertahan kini mulai memindahkan barang-barang.

Camat Penjaringan Abdul Khalit sebelumnya mengatakan, ada 15 kepala keluarga yang masih bertahan. Namun dia memastikan, hari ini seluruhnya akan pindah.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Ditlantas Polda Metro Jaya melalui Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum AKBP Budiyanto  akan mengalihkan sebagian arus lalu lintas.

Pengalihan  akan dimulai pukul 05.00 wib sampai dengan selesai, lalu lintas di wilayah Pasar Ikan akan ditutup dan dialihkan. Nantinya di kawasan itu akan diwarnai aktivitas manusia, pergerakan peralatan , dan logistik," Ujar Budiyanto

Arus lalu lintas dari Lodan yang akan melintas Jalan Pakin dialihkan ke Jalan Tongkol- Cengkeh, lalu arus lalu lintas dari Penjaringan mengarah Pademangan di arahkan melalui Gedong Panjang -Tiang Bendera dan seterusnya. kata Budiyanto.

Bagi masyarakat,  diimbau agar menghindari ruas jalan tersebut demi kelancaran lalu lintas dan meminimalisir penumpukan kendaraan.

Masyarakat yang akan bepergian ke timur-barat atau sebaliknya yang melintasi Pasar Ikan/ Jaalan Pakin, dapat memilih alternatif jalan lain, menggunakan Tol Gedong Panjang atau Tol Jalan Jembatan 3 ( In /Out ) atau Jalan Arteri lainnya.

Aktivis  sosial Ratna Sarumpaet yang hadir dilokasi pengusuran namu pihak kepolisian mengamakannya dan membawa ke lokasi ama, menilai gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai semena-mena dalam penggusuran di Pasar Ikan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Pasalnya, Ahok tidak pernah mempertimbangkan keberadaan warga Pasar Ikan Luar Batang.

Ini menjadi sangat salah, Pemda belum menyelesaikan urusan dan tak ikut aturan serta undang-undang. Tapi SP (Surat peringatan) melompat-lompat diberikan mendadak," kata aktivis Ratna Sarumpaet.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Balai Kota mengatakan sudah mempertimbangkan dengan panjang soal penggusuran Pasar Ikan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Oleh karena itu  Ahok sudah mempersiapkan rumah susun (rusun) bagi warga yang terkena penggusuran itu.

Tidak ada alasan warna bertahan disana karena mereka tinggal dan menduduki tanah yang bukan miliknya alias ilegal ditanah yang semuanya itu dimiliki PD Pasar Jaya. Saya tidak asal mengusur semunya sudah dipikirkan, kalau rusun sudah siap  kami akan pindahkan masyarakat ketempat tinggal yang lebih baik. Ujar Ahok (Tety)

Bagikan :

Berita INTEGRITAS