Presiden Jokowi Berbuka Puasa Bersama Jajaran TNI

Deborah

Jakarta, mediaintegritas.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara buka puasa bersama dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan para prajurit TNI. Acara digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.  Senin (19/6/2017) pukul 17.25 WIB. Kehadiran Jokowi disambut langsung oleh Panglima dan para Kepala Staf TNI.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan TNI harus terus menumbuh kembangkan mental bela negara. Selain itu, mental persatuan dan kesatuan bangsa juga harus dibangun oleh TNI.

"TNI dan rakyat itu seperti air dan ikan, tak bisa dipisahkan. Karena itu, buatlah tenteram hati rakyat, pupuk toleransi antar umat beragama, pupuk persatuan dan pupuk kesatuan kita," kata Jokowi

Hadir dalam acara ini yakni Wapres Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Jaksa Agung M Prasetyo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Kepala BIN Budi Gunawan.

Sebelum santap malam bersama, mereka mendengarkan ceramah keagamaan dari Ketua MUI M Ma'ruf Amin dan salat magrib bersama.

Dalam ceramahnya, Ma'ruf mengingatkan perlunya bangsa Indonesia bersyukur karena memiliki Pancasila sebagai ideologi negara. Pancasila membuat Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar dapat hidup dalam keberagaman.

"Dengan Pancasila, bangsa Indonesia yang beragam, terdiri atas berbagai agama, suku, dan ras dapat disatukan. Kita bersyukur memiliki tokoh Bung Karno yang dengan cerdas merumuskan Pancasila. Tanpa Pancasila, tidak ada NKRI. Kita bersyukur dengan para ulama, mereka dengan lega hati menerima Pancasila, tanpa ego untuk memikirkan bersama," ujar Ma'ruf

Ma'ruf mengatakan Indonesia bukanlah negara Islam, bukan negara kafir, juga bukan negara perang. Indonesia adalah negara kesatuan yang dibangun atas kesepakatan dari berbagai masyarakatnya.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo yang telah memberikan perhatian lebih kepada TNI. Panglima menyampaikan jangan pernah ragukan Integritas TNI saat ini.

Karena itu, TNI tidak mengenal kata gagal dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan. Menurutnya, jika gagal dalam tugas, sama saja negara ini akan hilang.

"Jadi jangan ragukan TNI, Pak. Kapan pun TNI siap digerakkan dan tidak mengenal kata gagal dalam menjalankan tugas karena kalau gagal negara ini hilang," Ujar Gatot saat memberikan sambutan dihadapan Presiden Jokowi (Debby)

Bagikan :

Berita Lainnya