Prof. Adrianus Eliasta Meliala, PhD

Komisioner Kompolnas

Rubrik: 

Edisi/Th: 

07/2013
"Kompolnas bisa ‘galak’ jika diubah dasar hukumnya"

Dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang Komisioner Kompolnas, Prof Adrianus Meliala PhD yang juga akademisi ini lebih banyak mengurusi kegiatan berpikir, antara lain, dengan membuat analisa; merancang dan membuat draft RUU Kompolnas; dan merancang reformasi birokrasi Polri.

Terkait pembuatan draft RUU Kompolnas, misalnya, pihak Kompolnas mengundang para peneliti untuk bersama-sama menggodok RUU itu. Dan hingga kini Kompolnas fokus untuk menyelesaikan RUU tersebut agar bisa masuk dalam pembahasan di DPR pada awal tahun ini. “Saya berharap agar RUU Kompolnas ini selesai sebelum bergantinya DPR yang baru,” kata Prof Adrianus Meliala kepada Majalah Integritas di ruang kantor Kompolnas, Jakarta. Sementara ini dalam melaksanakan tugasnya, ujar Adrianus, Kompolnas masih menggunakan peraturan, diantaranya, UU No.2 tahun 2002 tentang kepolisian dan Perpres 17 tahun 2011 tentang Kompolnas. Kompolnas adalah lembaga kepolisian nasional yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Adapun tugas Kompolnas, diantaranya, membantu presiden dalam menetapkan arah kebijakan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan memberikan pertimbangan kepada presiden dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri. Dalam rangka melakukan tugasnya, Kompolnas memiliki kewenangan untuk mengumpulkan dan menganalisis data sebagai bahan pemberian saran kepada Presiden yang berkaitan dengan anggaran Polri, pengembangan sumber daya manusia Polri , dan pengembangan sarana dan prasarana Polri.

 

Bagikan :