Prof Dr Ir Suhardi, M.Sc

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)

Rubrik: 

Edisi/Th: 

09/2013
"Sistem Proporsional Terbuka Jelas Bebani Partai dan Caleg"

Sistem proporsional terbuka yang akan diterapkan pada Pemilu 2014 dan sudah dikuatkan oleh Mahkamah Konstitusi membebani partai politik dan calon anggota legislatif karena biaya kampanye terlalu mahal.

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prof Dr  Ir Suhardi, M.Sc, berpendapat, sebaiknya sistem pemilu  kembali  ke sistem nomor  urut sehingga partai politik  hanya bertugas melakukan kampanye partai dan bukan mengampanyekan  masing-masing  individu.

  ”Kalau dulu, partai hanya  perlu mengeluarkan biaya kampanye hanya untuk 12 atribut, sekarang  partai harus keluarkan uang untuk 22 ribu individu dikali 12 partai. Berarti, sekitar 252 atribut  yang harus dikeluarkan  biayanya. Dan ini pemborosan  luar  biasa,” kata Suhardi kepada Majalah  INTEGRITAS.

Bagikan :