Prof Dr Jusuf Anwar

-

Rubrik: 

Edisi/Th: 

07/2013
"Eks Menkeu Penggagas Immigration on Board"

Kesungguhan menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari membuat bangsa Jepang maju. Indonesia juga memiliki banyak nilai positif yang bersumber dari agama, budaya, dan kearifan lokal. Namun, berbeda dengan Jepang, Indonesia kurang dalam menerapkannya.

Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Jusuf Anwar, mengatakan hal itu ketika ditanyakan hal apa yang patut dicontoh bangsa Indonesia agar bisa maju seperti negara ekonomi terkuat nomor tiga terkuat di dunia setelah Cina tersebut. Selama berada di Jepang, Jusuf sering mengamati perilaku seharihari bangsa Jepang, yang sebenarnya mencerminkan nilai-nilai islami, seperti menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kelestarian alam, mencintai flora dan fauna atau menghargai orang lain berupa tepat janji dan tepat waktu. ”Kehijauan daerah mereka melebihi tanah air kita, sungai mereka bening. Mereka menganggap alam itu penting karena itu harus dipelihara,” kata Menteri Keuangan pada Kabinet Indonesia Bersatu I ini. Selama berada di negeri tersebut, Jusuf tidak pernah bertemu dengan satu orang pun yang terlambat datang setelah membuat janji dengan dirinya. Hal kedua yang membuat mereka maju menurut Jusuf adalah kecintaan orang Jepang terhadap pendidikan. Warga Jepang sangat fanatik, dan generasi mudanya bersedia antre untuk masuk ke sekolah atau universitas terbaik. ”bahkan, saking putus asanya bila citacita mulia atau target tidak berhasil sampai ada kasus, mereka bisa bunuh diri,” tuturnya.

Bagikan :