Tabrakan Pesawat Batik Air dan Trans Nusa di Lintasan

HAS

Jakarta, mediaintegritas.com - Pesawat Batik Air dengan rute Halim Perdanakusuma - Ujung Pandang, registrasi PK-LBS, nomor penerbangan ID 7703 bersenggolan dengan pesawat Transnusa sesaat sebelum lepas landas di landas pacu Bandara Halim Perdanakusuma, Senin malam.

Tidak terdapat korban jiwa pada kecelakaan ini. Semua penumpang dan kru pesawat dapat dievakuasi dengan selamat. Untuk sementara, Bandara Halim ditutup dari kegiatan penerbangan.

Saat kejadian pesawat Batik Air ditumpangi 49 penumpang dan tujuh kru. Penumpang akan diterbangkan menggunakan pesawat pengganti dengan registrasi yang lain.

Namun, baik pihak Batik Air maupun maskapai penerbangan Trans Nusa mempunyai pandangan tersendiri terkait peristiwa ini. Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait mengklaim pihaknya sudah menjalankan prosedur penerbangan pesawat. Termasuk sudah mengantongi izin untuk lepas landas dari petugas ATC.

"Pesawat sudah diizinkan take off. Pilot saya sudah mengonfirmasi dan menjalankan pesawat sesuai prosedur. Tapi kenapa ada pesawat lain di runway itu," ucap Edward saat memberikan keterangan pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Sementara, Direktur Utama maskapai Trans Nusa, Juvi memiliki argumen sendiri. Menurut dia, awaknya juga sudah mendapatkan izin dari kru throwing untuk pindah ke hanggar sebelah selatan Bandara Halim Perdanakusuma.

"ATR (jenis pesawat) kami sudah throwing di parkir selatan. Kami terima instruksi dan bergerak pindah," Ujar Juvi.

Meski demikian, kedua belah pihak tetap sepakat menyerahkan sepenuhnya kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menindaklanjuti dan mencari tahu penyebab terjadinya tabrakan tersebut. (Debby)

Bagikan :

Berita INTEGRITAS