Tunjukkan Piagam Komitmen Perjuangan Bersama Jokowidodo, Nelayan Kecewa Berat Dengan Janji Presiden

Berita INTEGRITAS

Roy Jon

Jakarta, mediaintegritas.com -Merasa sudah kian teraniaya  dengan sejumlah kebijakan pemerintah dalam sektor Kelautan dan Perikanan, nelayan menagih janji Jokowidodo yang ditekennya bersama Nelayan sewaktu kampanye Pilpres lalu.

Di dalam piagam yang bertulisakan Rumah Rakyat, Piagam Perjuangan Desa Karangsong, Indramayu itu berisi tekad dan komitmen calon presiden Jokowidodo dan para nelayan bahwa jika Jokowidodo terpilih sebagai Presiden maka dirinya akan memperjuangkan dan bekerja keras untuk mencapai kesejahteraan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk bagi nelayan dan keluarganya.

“Pada saat kampanye Pilpres lalu, Jokowi meneken piagam dan akan memperjuangkan nasib nelayan Indonesia, nelayan local agar lebih sejahtera serta memberikan jaminan-jaminan untuk perbaikan kesejahteraan nelayan. Nyatanya, hari ini malah kebijakan-kebijakan aneh dan malah menyengsarakan nelayan yang dibuatnya,” ujar Koordinator Forum Masyarakat Peduli Nelayan (FMPN) Hadi Sutrisno sembari memperlihatkan piagam yang diteken oleh Calon Presiden Joko Widodo bersama Front Nelayan Bersatu (FNB) itu.

Pada piagam bertanggal 16 Juni 2014 itu tercantum nama Desa Karangsong, Indramayu. Selain itu, juga ada komitmen bersama nelayan Indonesia untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK dalam Pilpres 2014 lalu itu.

“Itu bukti piagam yang ditandatangani Jokowi dan juga komitmen untuk pro nelayan. Situasinya sekarang sangat jauh panggang dari api. Berbeda apa yang dijanjikan dengan apa yang dilakukan pemerintah kepada nelayan. Kalau sudah begini, kami pun sampai bingung mau ngomong apalagi,” ujar Hadi Sutrisno.

Hadi sendiri tak menyangka bahwa pemerintahan Jokowidodo akan berbalik arah dan malah mendera para nelayan Indonesia sehingga mengalami kesulitan hidup yang tak tertahankan lagi. “Kami menjerit, teraniaya dengan segala kebijakan itu, tetap saja tak digubris,” ujarnya.

Meski sudah pernah bertemu dengan Jokowidodo di Istana Negara untuk menyampaikan aspirasi dan kondisi nelayan, lanjut Hadi, bahkan sudah pernah turun aksi besar-besaran, namun pemerintah tetap saja tidak memperhatikan nelayan.

“Karena itu, rencananya kami akan kembali turun aksi besar-besaran pasca lebaran. Dan, kami sudah tak percaya dengan janji-janji pemerintah kepada kami yang seperti ini,” ujarnya.

Bagi Hadi Sutrisno, pemerintahan saat ini sudah ingkar janji kepada nelayan. “Janjinya mau membela nelayan, nyatanya apa? Malah nelayan dibuat makin susah. Padahal kami ini waktu Pilpres adalah pendukung pasangan Jokowi-JK,” ujarnya kecewa.RJ

Berikut isi Piagam Perjuangan Nelayan bersama Calon Presiden Jokowi:

Rumah Rakyat Indonesia

Piagam Perjuangan

Desa Karangsong, Indramayu

Kami Nelayan Indonesia menyatakan:

  1. Siap menjadi kawan seperjuangan Jokowi-JK untuk mewujudkan pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan yang berkeadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk bagi nelayan dan keluarganya.
  2. Siap menjadi kawan seperjuangan Jokowi-JK untuk mewujudkan nelayan Indonesia yang kuat, punya daya saing, mandiri dan berdikari dalam ekonomi, memiliki kapabilitas perlindungan hukum, termasuk dalam membangun industry perikanan yang berbasis pada penguatan nelayan local, dengan memberikan bantuan modal usaha dan peralatan, membangun koperasi Nelayan, serta kepastian jaminan social bagi Nelayan dan keluarganya berupa jaminan kesehatan, jaminan keselamatan kerja, jaminan hari tua, jaminan pension dan jaminan kematian.

Kami Nelayan Indonesia menyatakan:

Siap bekerja keras mendukung dan menggalang partisipasi rakyat

Siap menjadi relawan dan menjaga suara rakyat di TPS-TPS pada 9 Juli 2019

Kami Nelayan Indonesia menyatakan:

Siap memenangkan Pilpres di Juli 2014 menjadikan Jokowi-JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden Rakyat Indonesia.

Karangsong, Indramayu, 16 Juni 2014

Front Nelayan Bersatu

Saya Joko Widodo, Calon Presiden Rakyat Indonesia menyatakan:

“SIAP BERJUANG DAN BEKERJA KERAS UNTUK PERBAIKAN NASIB DAN HIDUP NELAYAN DAN KELUARGA DI SELURUH INDONESIA”

Jakarta, 5 Juli 2015

Ttd (materai)

Joko Widodo

(Calon Presiden Rakyat Indonesia)

Bagikan :